Translate

Rabu, September 13, 2023

Camino de Santiago - Portuguese Way (1)

Camino lagii ..  Ke Santiago de Compostela 2022

Valenca Portugal - Tui Spanyol - O Porinno

By: Benediktus Beben

Santiago de Compostela 2022

Camino Santiago 2019 membawa kesan yang sangat mendalam terutama buat saya, Istri saya  dan kawan seperjalanan, sehingga kami merencanakan lagi camino berikutnya setelah selesai masa pandemi. 

Rasanya segala macam pengalaman dan suasana Camino memanggil- manggil kami untuk mengulanginya lagi.. 

Penanda Camino di kota Porto

Track jalan kaki, keluar masuk pedesaan, perkebunan, peternakan dan sapaan ramah "Buen Camino" dari sesama  pilgrim sangat melekat di hati kami. 

Saya sering sekali lihat video tentang  camino santiago di youtube sehingga keinginan Camino lagi semakin kuat.  

Sebagai catatan, Untuk sampai di Santiago de Compostela, kita bisa menempuh perjalanan dari berbagai rute diantaranya yang paling populer adalah :

1.French Way ( Camino Perancis), 

Camino French Way fr Sarria th 2019

Camino Frances bukanlah rute tersulit, tapi juga bukan rute termudah. Beberapa tahapannya berada di ketinggian di atas 1.000 meter, menghadap berbagai jalur pegunungan. Jalur ini terbagi dari beberapa etape dan waktu itu kami mengambil rute terpedek dari kota Sarria sepanjang 111 km.

2.Portuguese Way (Camino Portugis) 

Rute awal Camino  kota Valenca Portugis

Rute ziarah terpopuler kedua adalah Camino Portugues.  ada dua jalur yang melewati Portugal. Salah satunya dikenal sebagai 

A. Camino Central Portugues (Central Route). Jarak yang ditempuh  618,9 kilometer perjalanan dan dibagi dalam 28 etape

B. Camino Rute Pesisir Pantai Portugues (Coastal Route). Jarak tempuh 265 kilometer dan dibagi menjadi 12 etape. 

3. Selain itu ada beberapa rute lain yang bisa ditempuh..

- Camino Del Norte
- Camino English
- Camino Primitivo
- dst

Setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya saya dan istri  memutuskan Camino lagi di tahun 2022. Menyusul teman seperjalanan kami di Camino 2019 yang mau gabung juga, tetapi 1 orang kawan kami tidak  bisa gabung dan digantikan kawan lain. Jadilah pasukan kami tetap 5 orang. Kami menyebutnya Pasukan keong alias Turtle troop..

The Turtle Troop😄
Kami memutuskan untuk Camino lagi di bulan Oktober 2022 mengambil Portuguese Central Route/ Rute central portugis. 

Karena waktu kami terbatas, kami hanya mengambil jalur pendek dari kota Tui  yang berjarak resmi  119 km.

Setelah rencana kami matang, kami mulai hunting tiket dan bikin Itinarary perjalanan. 

Sesuai kesepakatan bersama, kami akan memulai perjalanan dari kota Paris dan nanti lanjut ke kota Porto untuk memulai camino kami. 



Tiket pesawat ke Paris sudah kami dapat di bulan mei 2022 Jkt- Paris naik Turkish Air dengan harga kl Rp. 9,8juta/pp/orang. 

Itu harga tiket termurah yang bisa saya dan istri dapat. Rekan kami yang ber 3 berbeda maskapai dan jadwal keberangkatan sehingga kami  akan ketemu di Charles de Gaulle Airport Paris.
Beruntungnya kami, Bapak Dubes Perancis yang sedang menjabat adalah sahabat dari rekan seperjalanan kami, sehingga kami dipersilakan mampir dan menginap di Wisma Dubes di Paris. 

Bersama Bapak & Ibu Dubes Perancis

Akhirnya Jumat tgl 30 September 2022, 

Paris, Oktober 2022

Kami terbang ke Paris pukul 21.05 dan sampai di Istanbul pukul 05.00. Setelah transit di Istanbul selama 2 jam, kami terbang lagi menuju Paris dan mendarat di hari Sabtu pukul 09.40 tgl. 1 Oktober 2022.

Kami merasa sangat surprise karena disambut dan diurus segala macam nya di bandara Paris oleh  petugas dari Kedutaan Perancis, jadi kami berdua tinggal santai menunggu kedatangan rekan kami.

dijemput di airport Paris

Beberapa jam kemudian, rekan kami ber 3 mendarat di Paris dan kami bergabung menuju Wisma Kedutaan di Paris dengan menumpang mobil Kedutaan. Kami disambut dengan sangat ramah oleh Bapak dan Ibu Dubes serta semua crew kedubes. Terima kasih Bapak Ibu Oemar sudah mengijinkan kami singgah dan menginap selama kami di Paris.

Minggu 2 Oktober 2022: Paris - Porto

Setelah beristirahat semalam di Paris, kami berangkat ke airport diantar oleh Pak Dubes untuk terbang ke kota Porto Portugal pukul 10.30 dengan Ryan Air dan tiba di Airport Porto pk 11.40 dan menginap 1 malam di kota Porto untuk istirahat sebelum memulai camino. Tentang kota Porto akan saya ulas di postingan berikuitnya ya..

Senin, 3 Oktober 2022 : Porto - Valenca - Tui

Hari ini kami akan berangkat ke Tui sebagai kota awal camino kami. Dari Stasiun kereta api di kota Porto, kami naik kereta pk 8.15 menuju kota Valenca dan tiba di stasiun Valenca pk.11.16. 

Kota Tui berada di selatan provinsi Pontevedra Spanyol dan dipisahkan dari Portugal oleh sungai Mino. Kota Valenca di Portugal terletak di sebuah bukit tepat di seberang sungai Mino sehingga kedua kota ini Tui dan Valenca saling berhadapan.

Setelah makan siang di sebuah cafe di kota Valenca, kami berjalan menyusuri jalan raya, masuk ke sebuah benteng kuno dan tidak lupa membeli Paspor camino di pusat turis dan camino, yang ada di kota ini.. Camino dimulai..

Makan siang di sebuah cafe di Valenca

Berjalan melewati toko-toko souvenir yang cantik, mampir sebuah gereja dan berdoa, berjalan lagi.. sampai menemukan sebuah jembatan international di atas sungai  yang menghubungkan kota Valenca Portugal dan kota Tui di Spanyol


Sudut kota Valenca

Dari ujung jembatan ada logo Portugis, kami mulai melangkah di atas jembatan sambil menikmati pemandangan yang indah di kiri dan kanan jembatan. 

Jembatan International

Sungguh luar biasa bisa melewati 2 negara ini dengan jalan kaki. Kurang lebih 30 menit kemudian kami tiba di ujung jembatan dan berfoto di logo Spanyol.. 


Ujung Jembatan di Valenca Portugis

Yess.. Setelah berjalan melewati jembatan ini akhirnya kami tiba di wilayah Spanyol di kota kecil bernama TUI.. Di sini kami akan menginap semalam untuk melanjutkan camino keesokan harinya..


Kami terus berjalan sampai memasuki kota tua Tui dan menemukan penginapan kami, sebuah Alberque, bekas biara kuno yang asri berumur ratusan tahun dan disulap jadi penginapan buat para peregrino atau peziarah camino.

SEsama Peregrino di Alberque kami

Hari menjelang sore, tetapi masih tampak cerah, sehingga kami masih bisa eksplor sedikit mengenal kota Tui yang cantik. 

Di sebuah sudut Kota Tui di sore hari

Tui adalah kawasan bersejarah yang padat dengan sejumlah monumen penting, yang paling signifikan adalah katedralnya. 

Pemandangan Kota Tui juga sangat indah karena lokasinya sebagai  kota tua yang bertengger di tepi bukit dengan sungai Mino yang berkelok-kelok di bawahnya. 

Setelah makan malam dan ngopi santai, kami pulang ke penginapan untuk beristirahat..

Selasa, 4 oktober 2022

Camino hari pertama :  Tui - O Porinno berjarak 16 Km

Semalam, kami bisa tidur dengan pulas di Alberque yang nyaman.. 

Hari ini kami ber 5 akan memulai Camino dari kota Tui dengan rute yang ada di bawah ini..

1.TUI - PARADOR DE SAN TELMO

2. PARADOR DE SAN TELMO - SAN BARTOLOME DE REBORDANS

3. SAN BARTOLOME DE REBORDANS - VIRGEN DEL CAMINO

4. VIRGEN DEL CAMINO - PONTE DAS FEBRES

5. PONTE DAS FEBRES  - ORBENLLE

6. ORBENLLE - PARQUE INDUSTRIAL

7. PARQUE INDUSTRIAL – PASARELA

8. PASARELA – O PORINNO

 

O iya ada 3 macam penginapan selama camino. Ada Apartemen yang relatif lebih mahal, ada yang namanya Pension atau sekelas Hotel dan yang paling murah adalah Alberque.. 

Tapi jangan underestimate dulu dengan alberque. Kalau lagi peak season misalnya di bulan april, memang semua penginapam hampir penuh termasuk Alberque. 

Pada musim rame ini, 1 kamar bisa 8 sampai 10 0rang dan kita ga bisa pilih siapa teman sekamar kita. Istilahnya asal kebagian tempat tidur oke lah bisa istirahat untuk lanjut jalan esok harinya. 

Sesama rekan peregrino Takeshi fr Japan

Kebetulan di bulan Oktober ini, peziarah tidak terlalu ramai, dan kami bisa mendapatkan 1 kamar berisi 5 orang, ya teman kami sendiri. 

Kamarnya menghadap jendela ke arah taman yg asri. Jadi kami bisa istirahat dengan nyaman. Ga usah khawatir dengan kamar mandi, walaupun kamar mandi barengan tapi ada beberapa dan pasti kebagian.. semuanya bersih dan nyaman. 


Dari jendela kamar kami di Alberque Tui

Kalau mau masak sekedar bikin telor ceplok atau bikin kopi, kita bisa menggunakan dapur umum sambil beramah tamah dan berkenalan dengan peziarah lain yang nginap di sini..

Ketemu peregrino Michele dari Holland

Perjalanan dari kota Tui ke Porinno aman aman saja..Kami jalan santai sambil menikmati pemandangan pedesaan, perkebunan, dan peternakan sepanjang jalan yang kami lewati. 

Oiya sekarang masih musim anggur berbuah. Sepanjang perjalanan, kami melewati perkebunan anggur dimana anggur nya sangat ranum dan menggoda. Kami petik beberapa tangkai anggur untuk dicicip.. ternyata sangat enak. 

Dikasih anggur sama emak yang baik hati

Ketika sedang memandangi anggur yang bergantungan di pohon, tiba-tiba ada seorang ibu teriak memanggil kami dalam bahasa spanyol dan mendekati kami. Kirain mau dimarahi tetapi malah dipetikin anggur yang masih segar dan bagus untuk kita cicipi. Walah emak ini baik banget ya.. sehat selalu Mak.. saking banyaknya anggur yang dia kasih sampai kita bagi-bagi ke peziarah lain.. penghilang haus dan lapar di tengah perjalanan camino..

Alberque Sendasur di O Porrino

Kami terus berjalan memasuki kota kecil Porinno menuju Alberque bernama Sendasur yang sudah kami booking sebelumnya. Dalam 1 ruangan ada beberapa tempat tidur bertingkat tapi sangat nyaman. 

Kamar kami di Sendasur

Setelah istirahat sejenak, kami jalan menyusuri kota kecil yang asri ini. Mampir ke sebuah gereja kuno dan ngopi di disebuah cafe di pinggir jalan..

Ngopi dulu..

Sore itu sayup-sayup terdengar lonceng gereja. Kami berjalan menyusuri kota ini dan mampir ke sebuah gereja tua untuk berdoa mengucap syukur atas karunia yang diberikan Tuhan, sudah melewati hari pertama camino dengan lancar..



Kami sempat juga untuk minta berkat dari Romo di gereja ini dan minta stempel untuk paspor camino kami..


Beneran ini kota bikin betah.. pingin rasanya berlama-lama di sini..

Lanjuuut ntar ya di part 2

Jangan lupa follow perjalanan camino kami di youtube

Jejak Ben





Tidak ada komentar:

Posting Komentar