Translate

Rabu, Juni 07, 2017

Ziarah Roma dan Vatican ( 3 )

Lorong Ajaib Kota Roma

By: Benediktus Beben


Selesai acara di Vatican,  masih ada waktu untuk sedikit menjelajahi kota Roma. Ada beberapa tempat terkenal di Roma yang ingin kami kunjungi . Walaupun saya rasa semua tempat di Roma sangat bagus dan unik, tidak semuanya bisa kami kunjungi dalam waktu yang singkat. 

Semua hal di Roma sangat mengagumkan, gambaran kejayaan abad silam yang masih terpelihara dengan sangat baik dan menjadi warisan kuno yang masih bisa kita nikmati sampai saat ini. 

Castel Sant angelo
Kami berjalan keluar gerbang kota Vatican, berjalan mengikuti arah yang kami kira kira sendiri.. mengikuti naluri dan arus wisatawan.  Tidak jauh berjalan , sampailah kami di Castel Sant Angelo.. Kastil ini terletak Satu garis lurus dengan St. Peter’s Square (lapangan St. Petrus). 

Castel Sant
 angelo dari Bridge of Angels

Castel Sant Angelo disebut sebagai sarangnya Illuminati di novel "Angels and Demons" karangan novelis Dan Brown. Di depan Castel ini ada  jembatan panjang melintasi sebuah sungai dan diatas tembok jembatan berdiri patung - patung malaikat sehingga jembatan ini disebut Ponte Sant Angelo (bridge of angels). 

Bridge of angels

Kami berjalan sambil berfoto di jembatan ini sambil melihat pemandangan indah di sekitarnya.. Dari tengah jembatan ini, kami bisa memandang Castel Sant Angelo yang tampak berdiri kokoh.

Corte di Cassazione

Kami berjalan  belok ke kiri dari ujung Ponte Sant angelo.. berjalan menyusuri pinggiran sungai di bawah pepohonan yang rindang. Dari kejauhan tampak sebuah bangunan indah bernama Corte di Cassazione. Kami hanya mengagumi bangunan indah ini dari kejauhan saja.  Sambil menikmati minuman ringan yang kami beli dari seorang pedagang di pinggir jalan.. hilang rasa haus dan lelah sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan..

Corte di Cassazione

Kaki terus melangkah dan sampailah di sebuah alun - alun yang indah bernama Piazza Navona. Tempat ini sangat terkenal dan boleh dikatakan salah satu  tempat terindah dan paling populer di kota Roma. Ada banyak hal yang menarik perhatian saat berkunjung ke tempat ini, salah satunya adalah banyaknya seniman jalanan yang memadati Piazza Novana baik siang maupun malam. Segudang restoran dan kafe outdoor pun bisa dijajaki di tempat ini, apalagi yang suka berwisata kuliner.

Piazza Navona

Dulunya, Piazza Navona ini berfungsi  sebagai lokasi pacuan kuda di zaman kerajaan Romawi kuno. Di tengah - tengah lapangan terdapat air mancur Fountain of Four Rivers yang melambangkan empat sungai besar di masing-masing benua: Danube (Eropa), Gangga (Asia), Nil (Afrika) dan Rio della Plata (Amerika). 
Fountain of Four Rivers

Pembangunannya dilakukan pada tahun 1647 hingga 1951 atas permintaan Paus Innocent X. Lagi - lagi kalau anda penggemar Novel karangan Dan Brown pasti tidak asing lagi dengan nama tempat ini.. Inginnya kami berlama lama di tempat ini, duduk dan memandang patung yang ada di air mancur ini tetapi waktu jualah yang membatasi..

Fountain of Four Rivers

Langkah selanjutnya membawa kami ke bangunan megah dan bersejarah bernama Pantheon yang merupakan sebuah kuil yang ada di zaman kekaisaran Romawi. Sekarang, bangunan tersebut sudah berubah fungsi menjadi gereja Katolik Roma.

Pantheon

Dengan desain bangunan berbentuk melingkar dengan atap segitiga berikut tiang-tiang tinggi pada bagian terasnya, justru bangunan ini kelihatan semakin unik dan khas. Pantheon merupakan salah satu bangunan bersejarah di zaman Romawi kuno yang masih terawat dengan sangat baik dan indah.

Pantheon

Bahkan bangunan ini dijadikan inspirasi banyak bangunan di dunia, entah itu model bangunan anyar yang sudah terbilang modern maupun bangunan seperti gereja pun banyak mengambil sedikit banyak desain dan struktur dari bangunan ini.  Ketika mendekati bangunan ini ada rasa aneh yng menyelinap seolah masuk ke lorong waktu masuk ke peradaban Romawi kuno.. 

Pantheon

Karena saya mengikuti Novel Angels and Demons, maka  Pantheon merupakan destinasi yang wajib dikunjungi. Tempat ini di novel tersebut merupakan tempat awal yang salah diidentifikasi Professor Langdon sebagai wakil elemen EARTH. Tapi di sinilah ia bertemu dengan sang partner yang nantinya bakal bahu-membahu mengungkap misteri  sampai akhir cerita.


Pantheon Dalam bahasa Latin dan Yunani, berarti “kuil semua dewa”, bangunan yang didirikan oleh Marcus Vipsanius Agrippa, pada tahun 27 SM untuk memperingati kemenangan tentara Octavianus dalam Pertempuran Actium yang berlangsung pada tahun 31 SM. Pertempuran ini terjadi antara tentara Oktavianus melawan pasukan gabungan Mark Antony dan Cleopatra. Namun pada tahun 80 M bangunan ini hancur akibat kebakaran besar dan  kemudian di restorasi kembali pada tahun 125 M oleh Kaisar Hadrian.


Di kubah Pantheon terdapat celah yang dikenal sebagai “The Oculus” yang membuka ke langit. Kubah ini memiliki rancangan rumit dan dihiasi dekorasi perunggu dengan berat sekitar 4.535 ton. Para sejarawan percaya bahwa “The Oculus” melambangkan bahwa kerajaan langit menjaga seluruh Kekaisaran Romawi. Lubang ini digunakan sebagai  ventilasi sekaligus tempat masuknya cahaya matahari. Saat turun salju atau hujan, terdapat saluran air yang membantu mengalirkan air yang masuk melalui “The Oculus” .


Pada tahun 609 Masehi, Pantheon diubah menjadi “Chiesa di Santa Maria ad Martyres”, sebuah Gereja Katolik. Dimana selama pemerintahan Kepausan, Pantheon digunakan sebagai tempat pemakaman untuk raja dan orang-orang terkenal lainnya termasuk pelukis yang telah memeluk agama Kristen. Pantheon menjadi makam banyak orang terkenal seperti makam Raphael, pelukis (meninggal tahun 1520); Raja Victor Emmanuel II (meninggal tahun 1878); Raja Umberto I (meninggal tahun 1900); Raja Victor Emmanuel III (meninggal tahun 1947), dan masih banyak lagi. 

Trevi Fountain

Setelah foto foto dan puas mengagumi Pantheon, kamipun berjalan masuk ke jalanan sempit karena semua bangunan kuno seolah berkumpul di sini. Kami menemukan sebuah Obelisk yang tinggi di antara bangunan kuno dan terus berjalan sampai terhenti di sebuah air mancur yang paling terkenal di Roma mungkinn juga di seluruh dunia yaitu Fontana di Trevi atau Travi Fountain..

Trevi Fountain

Hmm lagi lagi tempat yang disebut sebut di novel Dan Brown haha.. Banyak sekali turis duduk dan berdiri di sepanjang tempat ini.. Ada legenda yang hampir sama dengan legenda di beberapa tempat lain di dunia.. legendanya apabila melempar koin ke kolam kita bisa balik lagi ke sini suatu hari nanti.. Saya pun berusaha berdesakan di antara turis untuk melempar koin dan mencari sisi terbaik untuk mengagumi bangunan ini dan membuat foto terbaik saat berkunjung..

Trevi Fountain
Ya banyak sekali  tempat yang indah di Roma dan semuanya mengagumkan. Di Hadapan Travi fountain ada sebuah bangunan Gereja, dan kamipun berjalan masuk ke Gereja yang indah itu lalu berfoto di depannya dan mengambil foto juga dari sini ke arah Travi fountain.

Piazza Di Spagna

Hari sudah sore, kami melanjutkan perjalanan..menyingkir dari keramaian dan hiruk pikuk turis di Travi Fountain.. Saat sedang berjalan, di belakang kami ada serombongan gadis gadis sedang menari di iringi bebunyian menarik.. kamipun mengikuti rombongan itu dan sampailah di SPANISH STEPS & PIAZZA DI SPAGNA..

Spanish Steps

Spanish Steps merupakan tangga yang panjang dimana banyak orang duduk santai menghabiskan waktu sore untuk berkumpul dan bercengkrama. Disebut Spanish Steps karena di  ujung bawah tangga ini dulu ada kedutaan Spanyol dan banyak orang Spanyol yang tinggal dan datang ke daerah itu..

Di pelataran Spanish steps

Tetapi konon katanya, yang membangun tangga itu sebenarnya  orang Perancis. Di bawah tangga terdapat replika perahu dari batu yang disebut Piazza di Spagna. Konon pada jaman dahulu, orang - orang Spanyol yang datang ke Roma itu adalah para pelaut dan disitulah mereka tinggal. Maka kota Roma membuat perahu batu itu untuk mengenangnya. 


Kami masih duduk santai di anak tangga Spanish Steps sambil menikmati cuaca sore menjelang malam yang cerah.. Menghilangkan rasa penasaran, saya naiki tangga itu sampai ke atas dan menikmati pemandangan kota Roma..

Pemandangan dari Puncak Spanish steps

Memandang ke arah kiri tampak kubah Vatican dan ke arah kanan tampak sisi Roma yang lainnya. Karena hari menjelang malam, kami pun beranjak dari tempat ini dan berjalan pulang kembali ke hotel untuk mencari makan malam dan melewatkan hari terakhir berpetualang mengekslporasi kota Roma yang menakjubkan.. 

Sekian dulu cerita kami
Follow Channel kami di JEJAK BEN
Jangan lupa Like, Share dan tinggalkan Comment Anda

Terima kasih
God bless..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar