Translate

Jumat, Oktober 16, 2015

Toledo, Spain

Singgah sejenak di kota tua yang Indah


Dalam perjalanan ke Spanyol, ada satu kota unik yang sempat kami kunjungi yaitu kota Toledo.

Toledo adalah sebuah kota yang terletak di tengah-tengah Spanyol, 70 km di sebelah selatan Madrid.

Kota ini merupakan ibukota provinsi Toledo dan komunitas otonom Castile-La Mancha.

Kota ini ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986 oleh karena warisan budaya dan monumentalnya sebagai bekas ibu kota Kekaisaran Spanyol dan tempat percampuran budaya Kristen, Yahudi, dan Moor pada masa Al-Andalus.

Kota Toledo mempunyai peranan penting dari zaman Romawi hingga abad ke-18. Banyak tokoh-tokoh terkenal lahir di kota ini, termasuk El Greco dan Alfonso X. 

Kota Toledo adalah sebuah kota yang terletak di sebuah jurang dekat Sungai Targus, sangat layak dikunjungi, karena kota ini merupakan sebuah kota sejarah dan budaya paling penting di Spanyol.

Kami memasuki kota ini melalui salah satu pintu gerbang dari Sembilan pintu gerbang kota yang ada.

Jalanan menanjak dengan pemandangan yang sangat indah dari atas bukit merupakan salah satu keindahan yang kami saksikan.

Kota tua Toledo terdiri dari serangkaian jalanan sempit dan menanjak. Dalam setiap jengkal langkah, kami menyaksikan monumen, gang, dan anak tangga di sebuah lingkungan yang membawa kami serasa kembali ke jaman pertengahan. 

Betapa tidak, ketika kami berjalan kaki memasuki kota tua ini, kami menyusuri jalanan sempit dan menanjak dengan dinding dinding kuno di kiri kanan kami.

Toko - toko dan restaurant kecil dan indah hampir dijumpai di setiap sudut. Ketika kaki lelah melangkah, kami berhenti sejenak sambil melihat keindahan kota yang terhampar di depan kami. Sungguh pemandangan yang sangat indah. 

Langkah terhenti di pelataran Gereja Katedral Santo Tome yang dibangun pada abad ke 7 dengan perpaduan gaya gothic, muddier, baroque, dan neoklasik yang unik. dengan puncak menara bergaya Mudejar.

Gereja ini menyimpan sebuah karya El Greco yang paling terkenal, yaitu sebuah lukisan berjudul ‘The Funeral of Count Orgaz’ (Pemakaman Tuan Orgaz).







Rabu, Oktober 07, 2015

Lisbon, Portugal

Portugal.. Negeri Penjelajah dan Penakluk Dunia

By: Benediktus Beben

Monument of Discoverers
Setelah melakukan perjalanan wisata dan Ziarah ke Fatima, kami mengunjungi kota Lisboa atau Lisbon yaitu ibu kota Portugal.

Lisbon terletak di tepi utara sungai Tagus yang sangat luas seperti lautan. 

Jaringan transportasi publik di Lisbon terbilang mudah diakses dan bisa diandalkan. Lisbon memiliki Metro, dengan jalur arterinya yang membelah kota, menghubungkan pusat kota dengan distrik di utara dan di timur, dan sekarang juga menghubungkan daerah pinggiran.

Transportasi publik tradisional di Lisbon mirip dengan negara2 Eropa lainnya yaitu trem. Diperkenalkan pada abad 19, trem sebenarnya diimpor dari Amerika Serikat dan disebut dengan americanos.

Kota Lisbon di Portugal terkenal eksotis dan bersejarah. Namun, siapa sangka di balik keeksotisannya, Kota Lisbon pernah luluh lantak dihantam tsunami sekitar 260 tahun yang lalu.


Jeronimos Monastery
Kota Lisbon tersambung melintasi Sungai Tagus melalui dua jembatan yaitu Jembatan 25 de Abril, diresmikan oleh Ponte Salazar pada 6 Agustus 1966, warnanya sangat  mirip dengan Jembatan Golden Gate di San Fransisco, Amerika Serikat.
Jeronimos Monastery inside

Faktanya, jembatan ini dibangun oleh perusahaan yang sama yaitu American Bridge Company yang membangun Jembatan San Fransisco-Oakland Bay Bridge. 

Jembatan yang lain adalah Jembatan Vasco da Gama, diresmikan pada bulan Mei 1998, merupakan jembatan terpanjang di Eropa.

Senja hari di tepian Sungai Tagus sangatlah mengesankan. Matahari sudah mulai beranjak ke peraduan ketika kami menyusuri tepian sungai ini menuju pelataran Belem Tower.

Belem Tower dibangun sekitar tahun 1515 sebagai benteng pertahanan dan pintu masuk ke Pelabuhan Portugal. Sejak tahun 1983 Belem tower ditetapkan sebagai UNESCO Heritage dan dikenal sebagai Lisbon's Icon, a symbol of the age of Discovery.

Lembayung jingga keemasan mempercantik pemandangan di sekitar sungai yang tampak seperti laut ini... Di kejauhan tampak sebuah jembatan yang sangat indah.. kami serasa di San Fransisco karena jembatannya mirip sekali dengan Golden Gate... ternyata inilah jembatan 25 de Abril. Sangat sempurna... dengan background Belem Tower dan Jembatan 25 de Abril, kami berfoto sebagai kenang2an yang mengesankan di kota Lisbon.

Republik Portugal adalah sebuah negara di Eropa bagian barat daya. Negara ini berbatasan dengan Spanyol di sebelah utara, dan timur. Di sebelah barat berbatasan dengan Samudra Atlantik.


Monument of Discoverers
Selain itu, Portugal juga mempunyai daerah di Madeira, Azores dan Kepulauan Selvagens. Portugal mengklaim sebuah daerah kecil bernama Olivença yang dikuasai Spanyol sejak Kongres Wina. Nama lama atau latin dari negara ini adalah Lusitania.
Jeronimos monastery inside

Kata Portugis sering dipakai untuk menyebutkan penduduk atau orang yang berasal dari Portugal. Kata ini juga sebutan untuk bahasa yang dipakai oleh bangsa ini. Negara-negara berbahasa Portugis sering disebut sebagai negara-negara Lusophone.

Tepian Sungai Tagus dgn latar jembatan 25 de Abril

Setelah jatuhnya monarki pada tahun 1910 diproklamasikan sebuah republik dengan memulai sistem pemerintahan saat ini.

Republik Pertama tidak stabil diikuti oleh kediktatoran dengan nama Negara Baru. Dalam paruh kedua abad kedua puluh, setelah perang kolonial Portugis, dan kudeta Revolusi Anyelir tahun 1974, kediktatoran itu digulingkan, dan mendirikan demokrasi parlementer, dengan semua wilayah untuk memperoleh kemerdekaannya, terutama Angola, dan Mozambik di Afrika, wilayah luar negeri terakhir, Macau, diserahkan ke Cina pada tahun 1999.


Belem Tower
Portugal adalah sebuah negara maju, ekonomi makmur, sosial, dan politik yang stabil, dan dengan Indeks Pembangunan Manusia sangat tinggi. 


Kami sempat juga mengunjungi Jeronimos Monastery, sebuah bangunan Gereja kuno yang di dalamnya terdapat makam tokoh bersejarah Vasco Da Gama. Detail bangunan kuno dan bersejarah ini sangat mengagumkan.

Ada banyak ukiran dinding, dan ukiraan kaca yang indah. Tempat lain yang kami kunjungi adalah Monument of Discoverers yang merupakan salah satu monumen bersejarah yang menggambarkan kekuatan para penjelajah Portugis ketika mulai menjelajahi dunia dan menaklukannya..

Monumen yang berdiri di tepi pantai ini sangat ramai dikunjungi.Perjalanan mengunjungi Kota Lisbon yang singkat tidaklah bisa mengungkap semua sisi. Namun sangat mengesankan mengunjungi kota ini. Lisbon dan Portugis salah satu tempat yang bersejarah juga bagi bangsa Indonesia pada jaman dahulu... Adeus Lisbon...
Jeronimos Monastery
Belem Tower



Belem Tower
Taman di tepian sungai Tagus





Jeronimos Monastery







Jumat, Agustus 21, 2015

Madrid, Spanyol

Madrid, Ibukota Kerajaan yang Megah, Indah dan Unik

By: Benediktus Beben

Salah satu sudut Puerto del sol
Perjalanan wisata di kota Madrid dimulai dari Puerto Del Soul yang merupakan titik nol kota ini. Bangunan - bangunan tua bersejarah dan sangat megah sangat indah dipandang mata.Keramaian kota sangat terasa di kota ini. 

Banyak wisatawan yang sedang menikmati keindahan kota dengan berbagai keuinikannya. Di tengah taman ada sebuah patung beruang yang menjadi lambang kota Madrid dan sebuah taman air bernama Cibeles Fountain.

kami mengunjungi Plaza de Espana dimana terdapat patung Carvantes penulis kisah yang sangat terkenal Don Quixote.

Estadio Santiago Bernabeu
Tidaklah lengkap jika kita tidak mengunjungi stadion Espadio Santiago Bernabeu yang menjadi kebanggaan warga Madrid dan pecinta sepak bola di dunia. Kami sempat berjalan - jalan di sekitar stadion ini. 

Perjalanan kami lanjutkan dengan mengunjungi Plaza del Toros tempat para matador hebat bertarung dengan banteng banteng yang garang.

Royal Palace adalah kediaman Raja atau ratu Spanyol yang sangat indah. Ketika kami sampai di istana ini, kekaguman tak habis habisnya. Setiap ruangan yang kami masuki mempunyai detail yang berbeda beda dari lukisan, ornamen, dan dekorasi yang menakjubkan. 

Sekilas tentang kota Madrid

(disadur dari berbagai sumber)

Madrid adalah ibu kota dan kota terbesar di Spanyol. Kota ini terletak di Sungai Manzanares di Spanyol bagian 

tengah. 

Plaza Del Toros
Bandar Udara Internasional Barajas adalah bandar udara yang terdapat di Madrid dan merupakan pusat dari Iberia Airlines. Bandar udara tersebut menjadi pintu gerbang utama ke Semenanjung Iberia dari Eropa, Amerika, dan belahan dunia lain dengan arus penumpang sebesar 40 juta orang per tahun. 

Stasiun kereta api utama di Madrid adalah Atocha dan Chamartin. Fokus utama pembangunan infrastruktur di Spanyol 

adalah sebuah jaringan rel kecepatan tinggi, Alta Velocidad Española (AVE) dengan tujuan kota-kota penting berjarak maksimal hanya 4 jam dari Madrid dan 6 jam dari Barcelona. Kota-kota yang terhubung dengan stasiun Atocha dalam jaringan ini antara lain Seville, Toledo, Zaragoza, dan Lleida, Barcelona dan Malaga. 

Nama Madrid terkenal di dunia salah satunya karena klub sepakbola ternama Real Madrid yang berbasis di kota ini. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Eropa setelah London dan Berlin.

Ada beberapa keunikan kota Madrid, diantaranya:

1.   Kota budaya di Selatan Eropa
Plaza Del Toros

Tidak ada yang meragukan Keindahan Kota Madrid, terutama bangunan Heritage terawat dengan baik di kota ini. Keindahan tersebut dilengkapi dengan kayanya budaya, bahkan diakui para seniman ternama dunia dan karya besar para seniman tersebut, disimpan di kawasan segi tiga emas seni di sepanjang Paseo del Prado. Di tempat inilah tiga museum besar, masing-masing Prado Mueseum, Thyssen Bornemisza Museum dan Reina Sofia museum berada.

Namun dari ketiga museum tersebut, Pradolah yang paling diminati para wisatawan. Di Museum Prado ini tersimpan karya-karya besar dari seniman seperti pelukis ternama Spanyol, Diego Velasquez, dan Francisco De Goya. Di museum yang menyimpan karya seni dari abad ke-12 hingga 19 ini memiliki 7600 lukisan, 1000 patung, 4800 seni grafis, 8200 sketsa, dan beberapa dokumen karya seni dan sejarah.

Sedangkan Museum Reina Sofia menyimpan karya seni besar dari abad ke-20, seperti milik Pablo Picasso. di Reina 

Sofia juga terdapat perpustakaan seni, yang memiliki koleksi 100 ribu buku, 3500 rekaman suara, dan lebih dari 1000 video. Sementara Museum Thyssen Bornemisza menyimpan beberapa koleksi pribadi.

2.   Madrid dan Sepak Bola


Plaza De Espana
Selain kota budaya, identitas yang melekat pada Madrid adalah sepak bola. Sejak awal abad ke- 20, Madrid menyimpan sejarah panjang. terutama lewat kehadiran klub raksasa, Real Madrid. 

Fenomenalnya klub yang didirikan pada 6 Maret 1902 ini oleh Raja Alfonso XIII, semakin bertambah, tepatnya pada tahun 2009, dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Manchester United lewat transfer termahal dunia saat itu yang mencapai, 94 juta Euro atau setara dengan 1,1 triliun Rupiah. kini nama Real Madrid kembali akrab di telinga pencinta sepak bola di seluruh dunia, karena persaingan hebatnya dengan Barcelona. laga keduanya yang sering kali disebut El Clasico, selalu disiarkan hampir di 100 negara dunia.

3.   Wisata Kuliner di Madrid


Makanan tradisional yang cukup ternama di Madrid berasal dari daerah Asturia. Terutama minuman yang bernama Sidra. Bukan hanya minuman tradisional, tapi juga cara menyajikannya cukup unik. Tangan yang memegang air dalam botol diangkat setinggi mungkin, sedangkan tangan lainnya yang memegang air diturunkan serendah mungkin. Sementara makanan tradisional dari Asturia bernama empanada, semacam pastel dengan isi tuna.

Bagi yang ingin menikmati makanan modern, kota Madrid di malam hari sepertinya menjadi waktu yang paling pas, karena terdapat resto atau cafe yang memang berjualan di malam hari saja. sebagian besar makanan yang dijajakan adalah makanan khas Eropa.

4.   Tempat Wisata di Madrid


Royal Palace
Menjelajahi Madrid bisa berawal dari puerto del sol, yang berada tepat di jantung kota. bangunan dari abad ke-19, menjadi identitas khas dari kawasan ini. bahkan untuk mengagumi bangunan tua di Puerto del sol kita bisa hanya duduk di cafe, sambil menikmati camilan.
Plaza Del Toros
Royal Palace

Tak lengkap juga jika di Madrid tingga mengunjungi palacio real, yang merupakan kediaman resmi dari kerajaan Spanyol. di kawasan ini juga menjadi pusat arsitektur mulai abad pertengahan, hingga modern, bergaya neo-klasik, hingga gothic dan baroque. 

Jika ingin bersantai bisa memilih taman retiro. taman dengan sebuah danau dan air mancur, serta berjalan di jalur hijau dedaunan bisa membuat kita benar-benar merasa fresh. dan terakhir mungkin mendatangi puerto de toledo, sebuah pasar terbuka tampat berburu suvenir khas Madrid dan kota-kota lainnya di Spanyol.



Selasa, Agustus 04, 2015

Fatima, Portugal

Rahasia Suci Bunda Maria di Fatima

By: Benediktus Beben

Perjalanan panjang lintas negara kami lalui untuk sampai ke tempat ini... Fatima..

Perjalanan dari kota Sevilla Spanyol sampai ke kota Fatima di Portugal memakan waktu yang cukup lama. Kami tiba sore hari di kota Fatima.

Matahari bersinar cerah dan hangat. Sepanjang perjalanan, kami melewati banyak perbukitan dan perkebunan zaitun. Ketika tiba di kota ini, tampak monumen di tengan kota, 3 anak gembala yakni Lucia, Jasinta dan Francisco sedang berlutut di depan Bunda Maria..

Fatima adalah sebuah kota kecil sebelah utara kota Lisbon di Portugal. Pada tahun 1917 Bunda Maria menampakkan diri di Fatima kepada tiga orang anak gembala. Mereka adalah Lucia dos Santos berumur 10 tahun, sepupunya bernama Fransisco Marto berumur 9 tahun dan Jacinta Marto berumur 7 tahun.

Sebelum sampai ke lokasi penampakan Bunda Maria, kami mampir di sebuah toko souvenir yang menjual aneka benda suci berkaitan dengan Bunda Maria seperti Rosario, patung dan lain lain... semuanya bagus dan menarik. Kami membeli beberapa buah untuk oleh - oleh.

Setelah itu kami berjalan ke desa Aljrustel yakni desa tempat kelahiran ketiga penggembala Fatima. Rumah mungil mereka yang  tertata asri, rapih dan bersih,  Dalam satu kompleks itu terdapat pula rumah sakit, Selain melayani mereka yang sakit, tempat ini terutama mengobati lutut-lutut para peziarah yang berdarah-darah tergores lantai semen ketika mereka berdoa sambil berlutut mengelililngi kapel sebagai tanda hormat kepada Bunda Maria.. 

Di bagian lain terdapat beberapa jalan penuh toko suvenir dan rumah makan. Keadaannya sama seperti di tempat-tempat ziarah lain terkenal di Eropa seperti di Lourdes.

Kemudian kami berjalan menuju Gereja Sanctuary of Our Lady of The Rosary, tempat penampakan Bunda Maria kepada Lucia, Jasinta dan francisco. Tampak sebuah Katedral yang megah di belakang halaman yang luas. Di sebelah kiri lapangan tampak sebuah gereja yg terbuka dimana terdapat Patung Bunda Maria. .Banyak para peziarah yang berdoa disini sambil menyalakan lilin yang terdapat di sisi kiri gereja ini. Hari itu kebetulan sedang diadakan misa suci. saya sempat menerima Komuni kudus di sini. Betapa bersyukurnya karena bisa menerima komuni di tempat ini.

Kami berjalan kaki menuju katedral yang megah dimana terdapat makam ketiga anak Gembala. Sayang sekali beberapa titik lokasi di dalam gereja ini sedang diperbaiki sehingga kami tidak bisa melihat interior gereja ini.

Tempat untuk berjalan sambil berlutut itu memang khusus. Mulai dari pintu gerbang sampai kapel penampakan, lebar lantai hanya 1 meter dan  panjangnya 500 meter. Di depan kapel terdapat Patung Bunda Maria dan  dipercaya sebagai tempat penampakan Bunda Maria 84 tahun yang lalu,

Basilika Perawan Rosario berdiri megah  dengan ketinggian menara 65 meter. Basilika yang dibangun sejak tahun 1928 dan diberkati tanggal 14 Mei 1953, adalah sosok bangunan gaya Barok dengan tiang-tiang besar-kokoh dan langit-langit tinggi penuh lukisan yang diambil dari kisah-kisah dalam Kitab Suci orang-orang Kristen.

Kapel kecil di mana konon sebagai tempat enam kali penampakan Maria dibangun sederhana, berasitektur modern dan terbuka. Kapel ini dibangun tahun 1919, pernah dirusak orang tahun 1922 dan dibangun kembali dengan bentuk sama seperti semula. Di samping kapel ada tempat pembakaran lilin, bagian dari prosesi para peziarah.

Di bagian lain ada tempat jalan salib yang berpuncak pada Kalvari yang terletak di samping kiri depan basilika. Kompleks pejiarahan Fatima dibatasi tembok setinggi 2,5 meter yang dibangun oleh seorang Jerman yang membawa kenangan Tembok Berlin 
yang dia tinggalkan. Sedikit di luar kompleks ada makam Jacinta dan Fransisco, tempat yang menjadi bagian dari proses ziarah.



Kisah Penampakan Bunda Maria
(disadur dari berbagai sumber)

Penampakan Maria didahului dengan tiga penampakan Malaikat setahun sebelumnya yang mempersiapkan anak-anak ini untuk penampakan Bunda Maria.

Malaikat mengajarkan kepada anak-anak, dua doa penyilihan yang harus didoakan dengan penuh hormat.

Pada penampakan terakhir di musim gugur 1916, Malaikat memegang sebuah piala. Ke dalam piala ini meneteslah darah dari sebuah Hosti yang tergantung di atasnya. Malaikat memberi ketiga anak itu Hosti sebagai Komuni Pertama mereka dari piala itu. Anak-anak tidak menceritakan penampakan ini kepada orang lain. Mereka melewatkan waktu yang lama dalam doa dan keheningan.

Pada tanggal 13 Mei 1917 Pesta Bunda Maria dari Sakramen Mahakudus. Ketiga anak itu sedang menggembalakan ternaknya di Cova da Iria, sebuah padang alam yang amat luas, kira-kira satu mil dari desa mereka. Tiba-tiba mereka melihat sebuah kilatan cahaya dan setelah kilatan yang kedua, muncul seorang perempuan yang amat cantik. Pakaiannya putih berkilauan. Perempuan yang bersinar bagaikan matahari itu berdiri di atas sebuah pohon oak kecil dan menyapa anak-anak itu..

"Janganlah takut, aku tidak akan menyusahkan kalian. Aku datang dari surga. Allah mengutus aku kepada kalian. Bersediakah kalian membawa setiap korban dan derita yang akan dikirim Allah kepada kalian sebagai silih atas banyak dosa -sebab besarlah penghinaan terhadap yang Mahakuasa- bagi pertobatan orang berdosa dan bagi pemulihan atas hujatan serta segala penghinaan lain yang dilontarkan kepada Hati Maria yang Tak Bernoda?"

"Ya, kami mau," jawab Lucia mewakili ketiganya. Dalam setiap penampakan, hanya Lucia saja yang berbicara kepada Bunda Maria. Jacinta dapat melihat dan mendengarnya, tetapi Fransisco hanya dapat melihatnya saja.

Perempuan itu juga meminta anak-anak untuk datang ke Cova setiap tanggal 13 selama 6 bulan berturut-turut dan berdoa rosario setiap hari.

13 Juni 1917 ketiga anak itu pergi ke Cova. Pada kesempatan itu Bunda Maria mengatakan bahwa ia akan segera membawa Jacinta dan Fransisco ke surga. Sedangkan Lucia diminta tetap tinggal untuk memulai devosi kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda. Ketika mengucapkan kata-kata ini, muncullah dari kedua tangan Maria sebuah cahaya. Di telapak tangan kanannya nampak sebuah hati yang dilingkari duri, Hati Maria Yang Tak Bernoda yang terhina oleh dosa manusia.

"Yesus ingin agar dunia memberikan penghormatan kepada Hatiku yang Tak Bernoda. Siapa yang mempraktekkannya, kujanjikan keselamatan. Jiwa-jiwa ini lebih disukai Tuhan, dan sebagai bunga-bunga akan kubawa ke hadapan takhta-Nya."

"Janganlah padam keberanianmu. Aku tidak akan membiarkan kalian. Hatiku yang Tak Bernoda ini akan menjadi perlindungan dalam perjalananmu menuju Tuhan."

13 Juli 1917 "Berkurbanlah untuk orang berdosa. Tetapi teristimewa bila kalian membawa suatu persembahan, ucapkanlah seringkali doa ini: Ya Yesus, aku mempersembahkannya karena cintaku kepada-Mu dan bagi pertobatan orang-orang berdosa serta bagi pemulihan atas segala penghinaan yang diderita Hati Maria yang Tak Bernoda."

Kemudian Bunda Maria memperlihatkan neraka yang sangat mengerikan. Begitu ngeri sampai anak-anak itu gemetar ketakutan.

"Bila kelak, pada suatu malam kalian melihat suatu terang yang tak dikenal, ketahuilah bahwa itu adalah 'Tanda' dari Tuhan untuk menghukum dunia, karena banyaklah kejahatan yang telah kalian lakukan. Akan terjadi peperangan, kelaparan dan penganiayaan terhadap Gereja dan Bapa Suci."

"Untuk menghindari hal itu, aku mohon, persembahkanlah negara Rusia kepada Hatiku yang Tak Bernoda serta komuni pemulihan pada Sabtu pertama setiap bulan."

"Bila kalian berdoa Rosario, ucapkanlah pada akhir setiap peristiwa: Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. 

Selamatkanlah kami dari api neraka dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, teristimewa jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin."

13 Agustus 1917 anak-anak tidak bisa datang ke Cova karena mereka semua digiring ke pengadilan oleh penguasa daerah setempat. Mereka diancam akan dimasukkan ke dalam minyak panas. Anak-anak dijebloskan ke dalam penjara selama 2 hari. Pada tanggal 19 Agustus Bunda Maria menampakkan diri pada saat anak-anak sedang menggembalakan ternak mereka di Valinhos.

"Berdoalah, berdoalah dan bawalah banyak korban bagi orang berdosa. Sebab betapa banyak yang masuk api neraka karena tidak ada yang berdoa dan berkorban bagi mereka."

13 September 1917 Bunda Maria mendesak lagi tentang betapa pentingnya doa dan kurban. Ia juga berjanji akan datang bersama St. Yusuf dan Kanak-kanak Yesus pada bulan Oktober nanti.

"Dalam bulan Oktober aku akan membuat suatu tanda heran, agar semua orang percaya."

13 Oktober 1917 Bersama anak-anak, sekitar 70.000 orang datang ke Cova untuk menyaksikan mukjizat yang dijanjikan 

Bunda Maria. Pagi itu hujan deras turun seperti dicurahkan dari langit. Ladang-ladang tergenang air dan semua orang basah kuyub. Menjelang siang, Lucia berteriak agar orang banyak menutup payung-payung mereka karena Bunda Maria datang.

Lucia mengulangi pertanyaannya pada penampakan terakhir ini, "Siapakah engkau dan apakah yang kau kehendaki daripadaku?" Bunda Maria menjawab bahwa dialah Ratu Rosario dan ia ingin agar di tempat tersebut didirikan sebuah kapel untuk menghormatinya. Ia berpesan lagi untuk keenam kalinya bahwa orang harus mulai berdoa Rosario setiap hari.

"Manusia harus memperbaiki kelakuannya serta memohon ampun atas dosa-dosanya."

Kemudian dengan wajah yang amat sedih Bunda Maria berbicara dengan suara yang mengiba:

"MEREKA TIDAK BOLEH LAGI MENGHINA TUHAN YANG SUDAH BEGITU BANYAK KALI DIHINAKAN."

Bunda Maria kemudian pergi ke pohon oak sebagai tanda penampakan berakhir. Awan hitam yang tadinya bagaikan gorden hitam menyingkir ke samping memberi jalan matahari untuk bersinar. Kemudian matahari mulai berputar, gemerlapan berwarna-warni, berhenti sejenak dan mulai berputar-putar menuju bumi. Orang banyak jatuh berlutut dan memohon ampun. Sementara fenomena matahari terjadi, ketiga anak melihat suatu tablo Keluarga Kudus di langit. Di sebelah kanan tampak Ratu Rosario. Di sebelah kirinya St. Yosef menggandeng tangan Kanak-kanak Yesus dan membuat tanda salib tiga kali bagi umatnya. Menyusul visiun yang hanya tampak oleh Lucia seorang diri: Bunda Dukacita bersama Tuhan berdiri di sampingnya dan Bunda Maria dari Gunung Karmel dengan Kanak-kanak Yesus di pangkuannya. Matahari meluncur seolah-olah akan menimpa orang banyak, tiba-tiba ia berhenti dan naik kembali ke tempatnya semula di langit. 70,000 orang yang berkerumun di Cova itu menyadari bahwa pakaian mereka yang tadinya basah kuyub oleh hujan lebat, tiba-tiba menjadi kering. Demikian pula tanah yang tadinya becek dan berlumpur akibat hujan tiba-tiba menjadi kering. Mukjizat matahari selama 15 menit itu disaksikan bukan hanya oleh orang-orang di Cova da Iria saja, tetapi juga oleh banyak orang di sekitar wilayah itu sampai sejauh 30 mil.

ALKISAH dan itu bagi penganut iman Katolik sebagai kebenaran, Bunda Maria (dalam iman Katolik dipercaya sebagai ibunda Yesus Kristus dan Bunda Kaum Beriman), di sana pernah menampakkan diri selama enam kali pada tiga anak gembala: Lucia Santos, Jacinta Marto, dan Fransisco. Penampakan pertama 13 Mei 1917, berturut-turut sampai bulan Oktober 1917, dan selalu pada tanggal 13. Mereka masing-masing berumur 10 tahun, 9 tahun, dan 7 tahun.Fransisco dan Jacinta sudah meninggal, sementara Lucia saat ini adalah biarawati (suster), tinggal di Biara Coimbra sekitar 20 km utara Fatima. Tanggal 13 Mei tahun lalu, Paus Yohanes Paulus II mengukuhkan Jacinta dan Fransisco sebagai beato (yang bahagia) dan beata, satu tahap prosesi sebelum sebagai sancto (yang kudus) atau sancta.

Sama seperti kesaksian penampakan semacam itu, apakah di Lourdes (Perancis) atau Menjugre (Polandia) selalu diawali dengan keraguan pimpinan institusi agama. Masuk akal sebab adalah tugas institusi agama untuk meragukan setiap kesaksian. Ketiga anak gembala ini diinterogasi. Tetapi, setelah memperoleh penyelidikan intensif, pada tahun 1930 para Uskup Portugal mengumumkan penampakan itu otentik. Selain penampakan Maria, yang kemudian membuat kota ini menjadi tempat perziarahan adalah tiga "rahasia/ramalan Fatima" yang disampaikan Maria kepada mereka. Ketiga 
"ramalan" itu adalah perang dunia, kehancuran komunisme, dan terbunuhnya seorang paus. Tahun 1967, Lucia menyerahkan tiga "rahasia Fatima" itu kepada Paus Paulus VI saat mengunjungi Fatima tahun 1967. Dua ramalan ditafsirkan sudah terjadi, sedang ramalan ketiga dikait-kaitkan dengan usaha pembunuhan Paus Yohanes Paulus II oleh seorang pemuda Turki tahun 1983.

Latar belakang itulah yang membuat Fatima terkenal. Secara otentik pula ada rekaman gambar tentang 70.000 orang yang menyaksikan "Matahari menari" pada 13 Oktober 1917, "keanehan" sebelum Maria menampakkan diri yang terakhir pada ketiga anak gembala itu.



Rabu, Juni 10, 2015

Sevilla, Andalusia

Keperkasaan Matador dan Hentakan Flamenco 

By: Benediktus Beben

Sevilla 
Apapun bisa kau dapat di Sevilla, itu pameo yang jadi senjata pamungkas untuk datang ke kota Sevilla. Hentakan Flamenco dan keperkasaan matador, semua berasal dari sini.

Kejayaan Islam Moor, dan tradisi Eropa turun-temurun, semua berpadu di sini. Sevilla adalah salah satu kota tua terindah di Spanyol dengan sejarah yang begitu kaya.

Ke mana pun kita melangkah, maka akan banyak menemukan monumen, bangunan, dan gereja tua yang sangat megah. Arsitektur peninggalan zaman Abad Pertengahan tetap dipertahankan lengkap dengan jalanan sempit dan berliku.

Sevilla atau Seville merupakan kota terbesar keempat Spanyol.Kota ini merupakan ibu kota wilayah otonomi Andalusia. Bermuara di Sungai Guadalquivir dengan luas wilayah 140 km².Sevilla mempunyai iklim Mediterania dengan beberapa iklim kontinental. Suhu rata-rata tahunan 18,6 °C, sehingga dianggap sebagai salah satu kota terpanas di Eropa. 

di sudut kota Sevilla
Sevilla
Kalau Granada terkenal dengan Alhambra-nya, dan Cordoba termahsyur dengan Mesquita-nya, maka di Sevilla tempat kunjungan utamanya adalah Katedral Sevilla, La Giralda, dan Plaza de Espana..

Dari jendela kamar Hotel, kami dapat melihat pemandangan kota seville yang sangat indah. Tampak di kejauhan sebuah bangunan yang sangat menawan. ternyata tempat itu adalah  Plaza De Espana yang terletak di tengah Taman bernama Maria Luisa Park.,

Plaza de Espana
Plaza de Espana
Hari itu tanggal 30 Desember 2014,di penghujung tahun itu cuaca hangat dan bersahabat. dari tempat kami menginap, kami berjalan kaki menuju ke tempat yang menawan ini.

Plaza de Espana di Seville membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Seville, seperti halnya kota lain di Spanyol memang memiliki banyak plaza, namun Plaza de Espana begitu menarik dengan sentuhan Moor-nya.

Jembatan Plasa de Espana
Plaza yang dibangun pada tahun 1928 ini adalah salah satu plaza yang paling indah yang pernah saya lihat. Bangunan megah dan bersejarah yang sekarang digunakan sebagai kantor birokrat pemerintah dan museum ini, membentuk setengah lingkaran dengan kolam, yang dibentuk seperti sungai kecil di depannya.

Lukisan kota Madrid di dinding Plaza
Di sungai ini, para pengunjung bisa menikmatinya dengan menyewa perahu. Arsitektur gedung yang terletak di kawasan Taman Maria Luisa ini sangat dipengaruhi oleh arsitektur Moorish, Muslim di utara Afrika, Hal ini tampak pada warna merah bata di sepanjang dindingnya dan dihiasi dengan warna biru di beberapa bagiannya.

Gentingnya pun terlihat cantik dengan sentuhan warna biru. Keramik - keramik cantik di sisi jembatan juga sangat khas Moorish. Di dinding bagian bawah di sekeliling plaza ini dihiasi keramik Alcoves Province dengan nama 50 kota  yang ada di Spanyol.

Bagian depannya bisa dijadikan tempat duduk untuk bersantai sejenak sambil menikmati plaza. Di tengah plaza ini terdapat air mancur yang dinamakan Vicente Traver Fountain.

Alun-alun Spanyol ini dibangun dalam balutan arsitektur bergaya renaissance dan neo-moorish (neo mudejar).Ukurannya lima kali lapangan sepak bola. Gedung-gedung di sana terbuat dari bata merah yang dihiasi azulejos. Azulejos adalah seni lukis di atas keramik khas Andalusia. Dekorasi azulejos dapat terlihat di seluruh bagian Plaza de España, seperti pada lampu jalan, dan jembatan.

Dari Plaza de Espana, kami meneruskan kunjungan ke Katedral Sevilla dan La Giralda. Kedua gedung ini berdiri berdampingan. Katedral Sevilla merupakan satu dari katedral Gothic terbesar di dunia, baik dalam hal luas areanya maupun vo­lume bangunannya. Bangunan ini hanya kalah dari Katedral St Paul di London dan St Peter di Roma. Bangunannya selesai dibuat pada tahun 1507. Awalnya, pola aristekturalnya bergaya Gothik. Namun pada saat kubah utamanya roboh tahun 1511, gayanya berubah menjadi renaisans.
Katedral inside

Bagian yang paling menarik di dalam Katedral adalah Capilla Real yang merupakan sebuah altar yang sangat indah dan terdapat makam Columbus yang legendaris itu. Makam tokoh itu terletak di dalam Katedral di dekat pintu selatan, yang mulai berada di sana sejak 1902.
Capilla Real

Peti itu dipanggul oleh 4 patung manusia yang menggambarkan adanya 4 kerajaan di Spanyol pada saat pelayaran Columbus pada 1492, yaitu Kerajaan Castilla, Leon, Aragon, dan Navarra. Namun banyak orang tidak yakin sehingga mengundang pertanyaan, apakah yang berada di dalam peti tersebut benar-benar tulang belulang Columbus sang penemu benua Amerika yang sangat termasyur itu ataukah bukan..
Menara La Giralda

Bagaimana ceritanya peti itu bisa sampai ke katedral tersebut. Pada tahun 1899, peti itu tiba di Spanyol dari Kepulauan Karibia. Pada saat itu, pembawa peti mengatakan bahwa barang yang dia bawa berisi tulang belulang Columbus. Namun dengan berjalannya waktu, Republik Dominika mengklaim bahwa tulang Columbus tidak berada di Spanyol, tetapi berada di bawah sebuah monumen di Santo Domingo.
La Giralda

Maka pada 2003 kalangan ilmuwan dan peneliti segera melakukan penelitian pada tulang-tulang yang ada di Katedral Sevilla tersebut dan juga di tempat lain untuk memecahkan teka-teki tersebut. Nah, akhirnya pada tahun 2006, para ilmuwan mengumumkan bahwa DNA yang diteliti tersebut cocok dengan saudara laki-laki Columbus bernama Diego yang juga dimakamkan di Sevilla.

Makam C Columbus
Diego sendiri adalah juga seorang pelaut, tetapi prestasinya tidak sespektakuler kakaknya.Jadi disimpulkan bahwa yang ada di katedral itu memang tulang Columbus yang telah berpindah tempat beberapa kali sejak kematiannya. Dari sebuah sumber dikatakan bahwa Columbus meninggal di Valladolid, dan dimakamkan di Kepulauan Karibia di Santo Domingo, namun kemudian jasadnya dipindah ke Kuba.
La Giralda

Namun, setelah Kuba merdeka, ia mengembalikan jasad Columbus ke Spanyol dan akhirnya oleh pemerintah Spanyol jasadnya disimpan di Katedral di kota SeviIIa tersebut.

Jadi, kalau berkesempatan berkunjung ke Katedral, jangan lupa untuk berziarah ke makam Christopher Columbus dan carilah juga makam adiknya, Diego Columbus.
La Giralda

DI sebelah timur Katedral, terdapat sisa bangunan masjid yang masih tetap dipertahankan, yaitu sebuah minaret (menara kecil) yang cantik yang disebut La Giralda.

Bangunan itu memiliki ketinggian lebih dari 90 meter, masih kokoh berdiri, dan bahkan bisa dinaiki. Menara itu dibangun dari batu bata atas perintah Khalifah Almohad yang bernama Yusuf Yacub al-Mansur antara tahun 1184-1198.


Pada bagian atas minaret terdapat baling-baling yang dipasang pada abad ke-16, saat kaum Kristiani sedang aktif-aktifnya mengubah kesan masjid menjadi gereja. Hingga kini La Giralda beserta baling-balingnya dipakai sebagai lambang kota Sevilla. Arsitektur menara ini terinspirasi oleh Mesjid Koutoubia di Marrakesh, Maroko.
Pada malam hari, kami mengunjungi sebuah teater tempat pertunjukan Flamenco. Ketika kami memasuki teater ini, sudah banyak penonton yang menunggu pertunjukan tarian ini.

Dengan ditemani segelas wine penghangat tubuh, kami dimanjakan dengan pertunjukan Flamenco yang penuh semangat dan dinamis...
Sevilla Flamenco Dance