Translate

Senin, Mei 14, 2012

Annecy.. Cantik dan Misterius


Annecy adalah ibu kota departemen Haute-Savoie yang terletak di wilayah Rhône-Alpes di tenggara Perancis,  di ujung utara Danau Annecy (Lac d'Annecy), 35 kilometer selatan Jenewa. Annecy dikelilingi oleh 4 gunung yaitu Le Mont Veyrier, Le Semnoz, La Tournette dan Parmelan.

Di bidang seni, Annecy terkenal juga sebagai tempat penyelenggaraan Festival Film animasi  (the Annecy International Animated Film Festival) sejak tahun 1960., sedangkan di bidang olah raga, kota ini pernah menjadi tuan rumah Tour de France pada tanggal 23 Juli 2009 dan hampir menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2018 namun kalah dari Pyeongchang. Jika Annecy terpilih, maka Annecy akan menjadi kota keempat Prancis untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin, setelah Chamonix (1924), Grenoble (1968), dan Albertville (1992).

Ketika memasuki kawasan kota tua Annecy,  hati langsung  terpikat akan keindahan dan keasrian kota kecil ini. Di sepanjang pinggir danau yang biru tampak beberapa orang sedang olah raga jogging sambil bercengkrama... Saat itu udara cukup dingin, ketika kami sampai di bangunan bernama   " The Palais de L'Isle" atau "Old Prison"  (penjara tua), peninggalan abad ke-12 dan merupakan salah satu monumen yang paling banyak difoto di seluruh Perancis. Sebagian pojok bangunan berdiri di atas sungai yang airnya bening, tampak sepasang angsa dan beberapa bebek sedang berenang...

Kami terus berjalan menyusuri kota tua ini.. banyak pertokoan yang menjual cendera mata, beberapa restaurant dan cafe serta bangunan tua lainnya. Kami masuk ke salah satu toko yang mungil dan dilayani oleh seorang wanita yang ramah. Saya mengamati ornamen dan barang barang yang dijual di sana.. hampir semuanya cantik dan menarik ... 

Kaki terus melangkah menyusuri lorong lorong kota tua ini.. banyak juga turis yang sedang berkunjung ke kota ini. Kami masuk lagi ke salah satu toko dan disambut dengan ramahnya oleh seorang wanita bernama Marie Claire, dia sedikit bawel dan lincah bercerita tentang segala hal sehingga kami lupa diri untuk  segera pamitan...

Langkah kaki kami sampai di depan gereja tua, kami sedikit takut dengan suasana sore itu yang rasanya penuh misteri sehinggga ketika pintu gereja dibuka, kami tidak berani meneruskan langkah untuk masuk ke dalamnya...

The Palais de L'isle
Tidak terasa waktu sudah beranjak sore, dan hari mulai temaram.. ketika lampu  lampu kota dinyalakan.. sungguh kami sangat terpikat oleh kecantikan kota ini.. mungil, romantis tapi sedikit misterius. 

Sambil berjalan meninggalkan kota ini, kepala saya masih menoleh ke belakang terpikat oleh kecantikannya..

Selain The Palais d'Isle, tempat wisata terkenal lainnya di annecy antara lain:

The Château d'Annecy (Annecy Castle)
adalah basis The Count of Geneva dan Dukes of Genevois-  Nemours, sebuah cabang dari House of Savoie (12-abad 16). Sekarang tempat ini menjadi pusat konservatorium Seni dan Sejarah Annecy serta Kantor Wilayah Danau Alpine.

The Cathedral of Saint-Pierre
 yang dibangun pada awal abad 16 sebagai biara Fransiskan, dahulu adalah the cathedral of Francis de Sales dan menjadi pusat peninggalan barok dari abad ke-16.* The rue Sainte-Claire

The Royale rue,
dengan banyak toko-toko nya, taman dan air mancur dari Saint Jean merupakan jantung dari kegiatan komersial dan politik kota.

The church of Saint-Maurice (Gereja Saint-Maurice),
awalnya dibangun sebagai gereja dari Ordo Dominikan, memiliki gaya gothic flamboyan abad 15, dan tempat penyimpanan beberapa lukisan yang sangat menarik dari abad 15 dan 16.

The European Gardens (Taman Eropa)

The Pont des Amours (Bridge Lovers '),
contoh bangunan yang indah dari arsitektur besi khas abad 20.

The Impérial Palace ( Istana Kaisar ),
diresmikan pada tahun 1913, dengan taman untuk publik, pantai dan kasino.

The Basilique de la Visitation,
dibangun pada abad ke-20, dan merupakan makam François de Sales dan Jeanne de Chantal